Prestasi Diukir Riza-Debby, APBD Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2023 Tembus 1 Trilyun

Toboali - Bupati Bangka Selatan H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP dan Wakil Bupati Bangka Selatan Debby Vita Dewi, S.E menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bangka Selatan di Ruang Paripurna Junjung Besaoh DPRD Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (16/11/22).

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bangka Selatan hari ini tentang Pengambilan Keputusan Pengambilan Keputusan Program Pembentukan Peraturan Daerah (PROPEMPERDA) Tahun 2023, Raperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah APBD Tahun 2023 dan Raperda Penetapan Desa.

Bupati Bangka Selatan H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP dalam sambutannya terkait penetapan PROPEMPERDA Tahun 2023 menyampaikan bahwa berdasarkan ketentuan pasal 10 huruf a Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 80 Tahun 2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah disebutkan PROPEMPERDA  merupakan  instrumen perencanaan yang dilakukan secara terencana, terpadu, dan sistematis yang dilaksanakan untuk jangka waktu 1 (satu) tahun yang di susun berdasarkan skala prioritas. 

"Dengan  tetap  berpedoman  pada  prinsip  pembentukan  peraturan  perundang-undangan yaitu  prinsip yuridis, prinsip sosiologis, dan prinsip  filosofis, maka pemerintah  kabupaten Bangka  Selatan  Dan Dewan  Perwakilan  Rakyat Daerah  Kabupaten  Bangka Selatan  sepakat  menyusun  dan merumuskan PROPEMPERDA Tahun 2023 sebanyak 11 (sebelas) judul yang kemudian akan ditetapkan dalam keputusan DPRD Kabupaten Bangka Selatan tentang PROPEMPERDA Tahun 2023," ujarnya.

Selanjutnya, Bupati Riza Herdavid mengatakan bahwa dengan adanya penetapan PROPEMPERDA Tahun 2023 maka Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  Kabupaten Bangka Selatan  dapat melaksanakan program pembentukan peraturan daerah sesuai dengan skala prioritas yang telah ditetapkan.

Kemudian, Bupati Riza Herdavid saat membacakan pendapat akhirnya menjelaskan bahwa substansi dari perumusan program, kegiatan dan sub kegiatan serta rincian belanja dalam konstruksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2023 nanti harus mencermati fenomena perekonomian dan dampak sosial masyarakat.

"Berdasarkan kesepakatan bersama antara tim anggaran eksekutif dengan badan anggaran legislatif melalui analisis kondisi ekonomi daerah dan kajian terhadap tantangan serta prospek perekonomian di kabupaten bangka selatan tahun 2023 nanti, maka dapat saya sampaikan perhitungan dan analisa terhadap pendapatan, belanja dan pembiayaan kabupaten bangka selatan tahun anggaran 2023 sebagai berikut :
1. Proyeksi Pendapatan Tahun 2023 sebesar Rp.1.036.738.571.826,00 (Satu Trilyun Tiga Puluh Enam Milyar Tujuh Ratus Tiga Puluh Delapan Juta Lima Ratus Tujuh Puluh Satu Ribu Delapan Ratus Dua Puluh Enam Rupiah);
2. Proyeksi Belanja Tahun 2023 sebesar Rp.1.077.793.285.730 (Satu Trilyun Tujuh Puluh Tujuh Milyar Tujuh Ratus Sembilan Puluh Tiga Juta Dua Ratus Delapan Puluh Lima Ribu Tujuh Ratus Tiga Puluh Rupiah) dengan defisit sebesar  RP.41.054.713.904 (Empat Puluh Satu Milyar Lima Puluh Empat Juta Tujuh Ratus Tiga Belas Ribu Sembilan Ratus Empat Rupiah);
3. Penerimaan pembiayaan sebesar Rp.43.054.713.904 (Empat Puluh Tiga Milyar Lima Puluh Empat Juta Tujuh Ratus Tiga Belas Ribu Sembilan Ratus Empat Rupiah);
4.Pengeluaran pembiayaan atau penyertaan modal daerah sebesar RP.2.000.000.000,00 (Dua Milyar Rupiah)," ujarnya.

Lebih jauh dirinya meyakini bahwa dengan niat baik bersama-sama untuk mewujudkan Kabupaten Bangka Selatan yang lebih baik pada tahun-tahun mendatang dan dengan kejernihan pikiran untuk merumuskan program kegiatan yang benar-benar dapat secara perlahan menyelesaikan masalah-masalah yang di hadapi.

"Saya yakin bahwa pada Tahun 2023 Kabupaten Bangka Selatan mampu “Mewujudkan Pembangunan Ekonomi Berbasis Kewilayahan Melalui Penguatan Sumber Daya Manusia dan Penguatan Pelayanan Infrastruktur Berkelanjutan Serta Tata kelola Pemerintahan Yang Baik, Kreatif dan Inovatif"," ungkap Bupati Riza.

Kemudian, menyampaikan terkait Raperda tentang penetapan desa, Bupati Riza herdavid mengatakan bahwa dalam perjalanan Ketatanegaraan Republik Indonesia, desa telah berkembang dalam berbagai bentuk sehingga perlu dilindungi dan diberdayakan agar menjadi kuat, maju, mandiri, dan demokratis sehingga dapat menciptakan landasan yang kuat dalam melaksanakan pemerintahan dan pembangunan menuju masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera serta membentuk pemerintahan desa yang profesional, efisien, dan efektif, terbuka serta bertanggungjawab. (*gas/*ero)

 

*Tim Redaksi Diskominfo
Penulis : Geger Agung Satria
Editor : Edo Lebiro
#rapatparipurnabasel #dprdkab.basel #PropemperdaTA2023 #APBDTA2023 #diskominfobasel #bangkaselatan  #asakkawakitepacak #negeriberibupesona #baselmempesona #bangkabelitung #babel #kominfo